Saturday, 21 July 2012

Bangun Tiga Dimensi

Hari ini, salah satu hidangan untuk berbuka puasa adalah tahu goreng dengan potongan menyerong. Hal ini mengingatkan saya kembali pada perkataan guru matematika saya sewaktu saya berseragam putih abu dahulu. "Mengapa seorang ibu sering kali memotong tahu dengan potongan yang menyerong?" Jawabannya mudah saja. "Karena dengan potongan menyerong itu, seorang ibu akan mendapatkan potongan tahu dengan volume yang sama, namun luas penampang yang lebih luas sehingga terlihat lebih besar."

Meski menurut ibu saya itu hanya masalah selera dan urusan keindahan. Tapi saya tetap teringat, karena dengan ini saya terbantu ketika belajar mengenai bangun tiga dimensi dahulu. Ya, guru saya itu selalu mengatakan untuk membayangkan tahu yang dipotong-potong saat mempelajari bangun tiga dimensi.

Selalu ada cara untuk belajar. -rumidita-

Tahu goreng dengan potongan menyerong

Saturday, 30 June 2012

Educational Fun!

Impian ada untuk diwujudkan satu per satu.

Inilah salah satu impian saya, yang akhirnya dapat terwujud juga, yaitu membangun usaha mandiri sekaligus berperan dalam dunia pendidikan anak. Saya bersama kawan-kawan saya membentuk suatu usaha mainan edukasi yang kami beri nama RupaRupa. Tokonya sendiri kami sebut Kios RupaRupa.

Mainan pertama yang kami produksi adalah boneka jari. Hingga kini sudah tersedia dalam berbagai bentuk dan dijual dalam satuan atau pun paket. Lebih lengkapnya dapat dilihat di fanpage facebook kami (di-like juga ya fanpage-nya). Bisa juga mengunjungi blog kami di kiosruparupa.blogspot.com (namun untuk saat ini blog kami masih dalam tahap perbaikan, mohon maaf). Agar tidak terlalu penasaran saya post juga nih salah satu produk yang siap pesan. Oiya, untuk saat ini kami masih menerima pre-order terlebih dulu. Terima kasih.

boneka jari - gajah

*Saya pilih gajah karena saya anak ITB, hehe  ^^

Friday, 18 May 2012

Berlari Mengejar Impian #0

Setelah sekian lama absen dari menulis di blog, saya merasa canggung untuk menulis kembali. Tapi saya abaikan saja rasa itu, hingga tercetus suatu ide.

Impian. Hal yang umum dimiliki oleh setiap orang. Sesuatu yang ingin dicapai dan diwujudkan. Lalu, bagaimana? Ya, bagaimana caranya?

Impian tidak dapat terwujud dengan sendirinya. Segala sesuatu perlu untuk diperjuangkan. Begitu pula dengan pencapaian impian-impian yang kita miliki.

Saya pun seringkali merasa bias dengan impian saya sendiri. Mau jadi apa? Ingin meraih apa? Dan untuk apa semua impian itu?

Tentu akan sayang sekali jika yang merasakan manfaat dari tercapainya impian tersebut hanya diri kita sendiri. Jadi alangkah baiknya jika kita bisa memulai menyusun impian dari yang terbesar lebih dahulu. Barulah kita menurunkan impian-impian kecil yang mendukung terwujudnya impian besar itu. Dari impian kecil tersebut kita dapat gali langkah-langkah pencapaian nyata yang bisa dilakukan. Tambahkan juga parameter-parameter keberhasilan untuk mengukur sejauh mana impian kita sudah tercapai.

Awali dengan pencapaian impian-impian kecil, menuju terwujudnya impian yang besar. Mari Berlari Mengejar Impian!

#BMI

Wednesday, 7 March 2012

Masih Ada Kesempatan : Pendaftaran Beastudi Etos Diperpanjang

Demikian saya mendapat info bahwa Pendaftaran untuk Beastudi Etos tahun 2012 ini diperpanjang hingga 31 Maret 2012. Jadi, tidak perlu takut ketinggalan karena masih ada kesempatan.

Tidak pede untuk ikut SNMPTN? Coba uji dulu kemampuanmu di TOENAS 2012 "Try Out Etos Nasional" yang merupakan try out SNMPTN yang dilaksanakan serentak di 11 kota besar di Indonesia dengan hasil yang diranking secara nasional juga. Waktu pelaksanaan TOENAS diundur menjadi 25 Maret 2012, dengan bahan pertimbangan bahwa akan bentrok dengan UAS SMA untuk waktu pelaksanaan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Tapi, ini bukan try out biasa. Karena dengan mengikuti try out ini, teman-teman juga ikut berbagi dengan teman-teman yang kurang mampu dengan penyediaan 3600 formulir SNMPTN gratis. Jadi kapan lagi bisa uji kemampuan sekaligus beramal? Ayo ikutan TOENAS 2012! Pendaftaran bisa online, atau langsung hubungi CP daerah terdekat.

info lebih lengkap silakan kunjungi situs nya langsung di http://www.toenas2012.com/

Thursday, 1 March 2012

Ada Apa di Malam 28 Februari?

Dua puluh delapan Februari. Apa yang istimewa dengan tanggal itu? Tak ada tampaknya, kecuali masih ada esok, satu hari lagi di bulan Februari untuk tahun ini.

Memang tidak ada yang istimewa. Saya pergi ke kampus seperti biasa saja. Pulang pun sama saja, seperti biasa menggunakan angkot SSC (Sadang Serang-Caringin) lalu dilanjutkan dengan KRD keberangkatan jam tujuh malam dari stasiun Bandung. Malam itu pun saya tiba di Gadobangkong dengan sambutan hujan gerimis.

Dengan berbekal payung biru bergambar Winnie the Pooh, saya menerjang hujan yang semakin lama semakin deras. Jika berjalan santai, saya hanya perlu waktu 25 menit untuk tiba di rumah. Ya, jalanan itu agak menyeramkan bagi saya untuk menyeberang. Jalanan yang terus menurun dari arah jembatan Gadobangkong hingga belokan setelah pom bensin membuat tikungan di bawah sana itu rawan sekali menjadi tempat terjadinya kecelakaan. Untuk alasan itulah, saya lebih memilih berjalan kaki saja. Karena untuk naik angkot saya harus menyeberang dan menyeberang lagi setelah sampai. 

Belum ada 400 meter saya berjalan, hal yang mengejutkan terjadi di seberang jalan tempat saya berjalan saat itu. Kejadiannya begitu cepat, hingga yang dapat saya lihat hanya hasil dari kejadian itu saja. Ya, yang saya lihat hanya orang-orang yang tergeletak di jalan dengan helm yang terlepas dari kepalanya, juga motor yang jatuh tersungkur. Cepatnya kejadian dan hujan yang mengguyur membuat semua tak tampak dengan jelas. Panik tentu saja. Tak peduli hujan masih turun dengan deras, saya tutup payung dan bersegera berlari ke arah kejadian sembari berusaha menghentikan kendaraan-kendaraan yang lewat dengan jalan melambat dan meminta pengendaranya membantu terlebih dulu sebelum melanjutkan perjalanan mereka. Tanpa ragu-ragu saya membantu mengangkut salah satu korban. Tidak sendiri tentu karena bahkan diangkut oleh berempat saja kami sudah berpayah-payah.

Sulit rasanya menggambarkan apa yang terjadi sebenarnya. Yang pasti, yang saya dapati saat itu adalah adanya empat orang korban. Tiap dua orang berboncengan sehingga ada dua motor yang terlibat dalam kejadian itu. Dua pengendara di motor yang pertama sama sekali tidak memiliki identitas. Sulit sekali mengidentifikasinya karena meski tidak terlihat ada luka luar, mereka tidak sadarkan diri. Entah karena benturan atau mabuk minuman keras. Saya tidak berani menyelidiki lebih jauh. Cukup mengerikan melihat darah keluar dari mulut mereka. Yang ada hanyalah nomor kendaraan yang mereka gunakan. Telepon seluler, bahkan dompet pun tidak ada.

Teringat akan adanya korban yang lain, saya pun berpindah posisi menuju tempat pengamanan dua korban lainnya itu. Ternyata dua korban lagi tetap sadar. Yang pertama ada seorang pemuda dengan usia sekitar 25 tahunan. Dia terduduk dengan memegang telepon seluler. Wajah bagian kanan penuh luka. Bagian dahi dan pipi terkoyak dan terus menerus mengeluarkan darah merah. Luka kecil saja sudah membuat saya meringis, apalagi luka seperti ini. Namun saya tetap berusaha menjaga ekspresi untuk tidak berlebihan agar tidak membuat korban menjadi lebih panik. Korban yang satu lagi adalah bapak-bapak kisaran usia 50 tahunan. Beliau ditidurkan terlentang dengan alas kardus dan koran. Di wajahnya tidak ada luka-luka berarti seperti sang pemuda tadi, yang terlihat hanya lecet kecil saja. Tapi entah apa yang membuat sang bapak tidak bisa menggerakkan tubuhnya untuk bangun. Pertanyaan itu pun terjawab ketika sang bapak itu menekuk lutut kanannya. Sangat jelas terlihat, lututnya robek hingga terlihat bagian tulangnya. Ah, sungguh tak sanggup saya berlama-lama melihatnya. Dengan segera saya alihkan pandangan ini ke tempat lain, dan berusaha mengatakan pada bapak itu untuk tidak menekuk kakinya. Saya sangat takut lukanya bertambah parah.

Beruntung untuk dua korban terakhir yang saya ceritakan ini, mereka sadar dan dapat dengan mudah menghubungi kerabatnya. Meski dengan kondisi linglung, sang pemuda dapat mengontak familinya yang tidak lama kemudian datang dan membawa mereka berdua ke rumah sakit.

Hari sudah beranjak sangat malam, hampir menunjukkan pukul sembilan malam. Jadi, saya putuskan untuk pulang setelah bapak dan pemuda itu dibawa pergi ke rumah sakit. Namun sebelum saya pergi meninggalkan kondisi kejadian, saya menyempatkan diri melihat motor yang dikendarai mereka. Terang saja, bagian kanannya rusak parah, sampai-sampai kunci motor pun tertahan di sana tidak dapat dilepas. Hal ini pun menjelaskan mengapa sang bapak itu bisa mendapat robekan di lutut kanannya.

Hingga saya pulang, tampaknya belum ada penanganan yang berarti untuk dua korban lainnya yang tanpa identitas itu. Menurut keterangan yang saya peroleh dari orang-orang yang turut membantu penyelamatan korban, akhirnya yang dihubungi adalah polisi agar dapat dilacak dari nomor kendaraan yang digunakan.

Malam yang menegangkan untuk saya, dan juga menyisakan sedikit trauma untuk berkendaraan atau pun berjalan di daerah tempat lalu lalang kendaraan.

Namun ada beberapa pelajaran yang saya ambil dari kejadian ini adalah

  1. Selalu bawa identitas ke mana pun kita pergi.
  2. Simpan nomor kontak keluarga/kerabat yang mudah dihubungi, bisa di dalam telepon seluler atau di dalam dompet.
  3. Jika berkendara, pastikan peralatan keselamatan yang dipakai memenuhi standar. Harga peralatan yang mahal tetap tidak sebanding dengan nyawa.
  4. Simpan nomor kontak rumah sakit terdekat dengan jalur aktivitas kita.
  5. Ingat kembali pelajaran tentang pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) agar dapat memberikan penanganan darurat sebelum ada pertolongan dari petugas medis.
  6. Selalu berdoa dan meluruskan niat dalam beraktivitas.

Wallahu alam.

Lokasi kejadian: Jalan Raya Gadobangkong Padalarang

Thursday, 23 February 2012

Kabar Baru Tentang TOENAS

Nih, saya dapat info dari blog salah satu panitia TOENAS "Try Out Etos Nasional"
Semoga bisa membantu ya. Terutama untuk teman-teman yang sedang duduk di kelas XII. 
Kapan lagi bisa merasakan sensasi try out seperti SNMPTN sungguhan? Ya, di sini, hanya di TOENAS 2012.

Simak ya infonya..
-----------------------------------------------------------------
Hi, Gan!

Try Out Etos Nasional disingkat TOENAS adalah Try Out Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) berskala nasional untuk SMA/Alumni yang diselenggarakan oleh mahasiswa/i dari 13 PTN di 11 kota di Indonesia. penerima manfaat beasiswa mahasiswa/i dariDOMPET DHUAFA, BEASTUDI ETOS.

Try Out ini dikemas dengan berbeda dan serentak di 11 kota di Indonesia melibatkan 36000 peserta! pada Minggu, 25 Maret 2012. Tidak hanya sekedar Try Out, tetapi juga ada Studium Generale oleh bapak MENDIKBUD kita Muhammad Nuh*. Kemudian dengan HTM Rp 15000 peserta akan mendapatkan pengalaman & pengamalan ujian layaknya SNMPTN sesungguhnya karena pemeringkatannya secara NASIONAL, begiTOENASional!

Selain itu dengan HTM yang cukup murah itu peserta mendapatkan Achievement Motivation Training, Info Beasiswa, zona conselling, hiburan, zona almamater, doorprize, dll. Tak hanya itu, peluang mendapatkan 3600 formulir SNMPTN secara GRATIS* dan mendapatkan BEASTUDI ETOS juga BISA*.
Tahun lalu, Sang Juara mendapat laptop! kali ini apa ya di TOENAS JILID 2? 
Sekedar info juga, Sang juara sekarang sudah berkuliah di Insititut Teknologi Bandung (ITB). Mau menyusul? ikutan SNMPTN. Sudah siap SNMPTN? Pemanasan dulu dengan join TOENAS 2012, BEGITU NASIONAL!
Ayo ajak teman-teman yang lain dan rasakan sensasinya.



INFO SELENGKAPNYA: toenas2012.com
JOIN GROUP FB: TOENAS 2012
FOLLOW TWITTER: @toenas2012
TOENAS! BEGITU NASIONAL!
MAU BERPRESTASI? SYUKURI & BERBAGI :D




-SALAM SUKSES-
Panitia TOENAS 2012



PR Regional Bandung Kiki
------------------------------------------------------------------------------
dikutip dari kikidoanc.blogspot.com

Friday, 3 February 2012

Try Out sambil Berbagi?

Rasa cinta bisa disalurkan melalui berbagai jalan, salah satunya dapat dengan berbagi kepada orang lain,,

Ada nih acara uji kemampuan yang bisa sekaligus berbagi dengan orang lain.

Apa itu?

Ayo, uji kemampuan temen-temen yang mau mengikuti SNMPTN dengan TOENAS, Try Out Etos Nasional 2012.

Try Out kali ini, selain (seperti biasa) bisa merasakan simulasi SNMPTN yang mendekati realitanya, yaitu diselenggarakan serentak dan dirangking secara nasional, kita juga bisa berbagi pada teman-teman lain yang membutuhkan formulir SNMPTN.

Try Out sambil Berbagi? Semua ada di TOENAS, Try Out Etos Nasional 2012, Try Out SNMPTN skala nasional yang akan diselenggarakan pada 11 Maret 2012, serentak di 12 kota besar di Indonesia.

Ya, dengan mengikuti kegiatan ini, secara tidak langsung teman-teman berkontribusi pada penyediaan 3600 formulir SNMPTN GRATIS bagi yang membutuhkan.

Kapan lagi coba bisa uji kemampuan sambil beramal?
Info lebih lengkap silakan kunjungi http://toenas2012.com/