Saturday, 17 November 2012

Creative Day - Part 1 - Greeting Card

10.11.12 - It can be called a good combination number of date. It is caused many people making a moment at this day, such as wedding. It was not surprising that I got three invitation of wedding in this date. One of them is held outside Java Island. So I chosen the other two to be attended.

Giving a present is not a necessity if we want to attend an invitation. But I always like to do it. Beside that, I can make my own greeting card. It was very exciting for me.

For this moment, I made greeting cards in shades of orange. I used three color of cardboard: orange, light orange, and light yellow. I also used green ribbon for the complementary decoration.


Required equipment to make this greeting card are scissors, ruler, cutter, pencil, and glue (I forgot to take the picture of the last one ^^).


First step is making an envelope pattern on the cardboard. Adjust the size as you needed and cut it. Don't forget to make a slice for tucking the ribbon.

For the decoration, create the flower pattern on the cardboard. Make two size of this pattern in the different color of cardboard. After cut the patterns, stack them to be one heap.


Write down the greeting on the paper, and paste it inside the envelope. Tuck the ribbon and paste the flower part on it. For sealing, tie the ribbon.


Finish!


Sunday, 4 November 2012

Terjaga di Saat yang Tepat

Tiba-tiba dia duduk di sampingku. Aku pun kaget dan terjaga, sembari berusaha memahami situasi saat itu. Tak sampai tiga detik, aku menyadari bahwa ada hal yang harus kulakukan. Bersikap siaga.

Ini bukan kali pertama aku bertemu dengan mereka. Meski tak yakin mereka adalah orang-orang yang persis sama dengan yang saya jumpai pertama kali, tapi apa yang mereka lakukan tidak lah jauh berbeda. Bekerja berkelompok dan memanfaatkan kelengahan dan penuh sesak penumpang dalam bus kota. Hampir saja aku menjadi korban tangan-tangan jahil mereka.

Mungkin ada banyak cara yang mereka lakukan dalam beroperasi mencari mangsa. Tapi, setidaknya ada beberapa tindak-tanduk yang dapat diamati agar dapat bersikap siaga.

  1. Umumnya mereka bekerja secara berkelompok, jadi jika ada keributan di sisi lain bus, jangan kehilangan kewaspadaan karena bisa jadi masih ada komplotannya di samping kita yang menunggu kita lengah.
  2. Mereka seringkali memanfaatkan kondisi penuh sesak penumpang dalam bus. Selalu awasi barang bawaan, terutama dalam kondisi penuh sesak karena mereka berkesempatan merapat pada kita tanpa kita sadari.
  3. Biasanya mereka menutupi gerak-gerik tanggannya menggunakan tas kosong (mungkin tas gendong, bisa juga tas selempang) yang ditaruh di depannya. Kalau mendapati orang dengan tindak-tanduk mencurigakan dan berpenampilan seperti ini, bersikaplah siaga dengan selalu mengamati posisi tangan mereka dan menjauhkannya dari barang bawaan kita.

Meski mereka sering menggunakan kesempatan saat penuh sesak, bukan berarti kita bisa melonggarkan kewaspadaan kita. Ya, seperti hari ini. Kondisi bus yang kunaiki tidaklah penuh sesak. Bahkan ada banyak bangku kosong. Tapi ternyata, mereka tetap saja berusaha menjalankan aksinya. Untunglah, tadi aku terjaga di saat yang tepat, sehingga tidak jadi korbannya. Walaupun begitu, tampaknya aku tetap harus berhati-hati jika bertemu dengan mereka lagi, karena salah satu anggotanya melambaikan tangan dan memasang senyuman saat aku turun dari bus. Senyuman berbahaya. 

Semoga Allah selalu melindungi dan menjaga kita.

Sunday, 21 October 2012

Beastudi Etos Kembali Membuka Pendaftaran


Berikut saya kutip langsung pengumuman pendaftaran Beastudi Etos khusus wilayah Bandung (sumber: klik di sini).

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Assalamu’alaikum wr wb

Beastudi Etos kembali membuka pendaftaran bagi mahasiswi muslim S1 ITB dan Fakultas Hukum & Ekonomi UNPAD angkatan 2012.

Berkas Persyaratan :

1. Form Biodata (dapat diunduh disini)

2. Surat Keterangan Tidak Mampu

3. Surat Keterangan Penghasilan Orangtua

4. Fotokopi Kartu Keluarga, KTP, dan Kartu Mahasiswa

5. Foto berwana ukuran 4 x 6 (2 Lembar)

6. Kisah perjalanan hidup (tulis tangan di kertas folio bergaris)

7. Fotokopi Sertifikat Prestasi (jika ada)

8. Foto seluruh ruangan rumah

Berkas pendaftaran dikirim ke Asrama Beastudi Etos Bandung, Jl. Cisitu Baru no. 39

Jadwal Seleksi :

1. 18-26 Oktober 2012 : Pengumpulan Berkas

2. 28 Oktober 2012 : Tes Tulis dan Wawancara

3. 29-30 Oktober 2012 : Homevisit

Fasilitas Beastudi Etos :

1. Penggantian uang masuk kuliah

2. SPP tahun pertama

3. Uang saku Rp 500.000,00 / bulan dan asrama selama 4 tahun

4. Pembinaan Pengembangan Diri

Informasi lengkap dapat menghubungi Hana Nur Fitriana (087822011747)


Sunday, 7 October 2012

Mengapa Berhenti Menulis?

Sudah begitu lama saya tidak membuka-buka laman blogger saya sendiri. Alasannya klasik, tidak sempat. Meski sempat pun hanya sekedar melihat apa ada post baru dari kawan-kawan saya. Ya, hanya sekedar itu saja. Padatnya rutinitas kegiatan seolah-olah menghalangi timbulnya kesempatan untuk menulis. Padahal, setelah dipikirkan lebih jauh lagi. Bukanlah kegiatan lain itu yang menjadi penghalang untuk menulis, melainkan semuanya terletak pada diri saya sendiri.

Seringkali terlintas dalam benak saya. Kemanakah perginya cita-cita saya itu. Cita-cita untuk dapat menulis dan terus menulis. Hingga saya dapat menghasilkan tulisan yang bermutu dan bermanfaat. Mungkin juga hingga saya menerbitkan buku sendiri bila memang diperlukan.

Sayang, cita-cita itu akan terlupakan begitu saja tanpa sempat memulai pencapaiannya, jika saya terus menerus mengabaikan kegiatan tulis-menulis dari daftar kegiatan rutin saya. Maka, blog ini tentu saja akan saya manfaatkan sebagai salah satu media saya menulis. Mungkin akan ada isi tulisan yang tidak menarik bagi Anda. Tapi siapa tahu di lain waktu saya bisa menulis hal yang menarik bagi Anda.

Ah, ya, mungkin saja. Mungkin saya pun mulai melupakan rutinitas membaca, sehingga rasa enggan untuk menguntai kata terus saja bermunculan.

Ada amalan yang tidak terputus meski sang pelaku telah meninggal dunia: doa dari anak sholeh, amal jariyah, dan ilmu yang bermanfaat. Begitulah yang diajarkan oleh Rasulullah saw. Tentu tulisan yang bermanfaat merupakan salah satu aplikasi dari ilmu yang bermanfaat. Jadi, Mengapa berhenti menulis?

Baiklah. Kalau begitu, mulai sekarang, bukan lagi "tidak ada waktu bagi saya untuk membaca", tetapi "akan ada waktu yang dapat saya gunakan untuk membaca. Dan bukan pula "saya sibuk, saya tidak sempat menulis", melainkan "saya sudah mengalokasikan waktu untuk menulis, jadi kesibukan bukan masalah"

Tuesday, 31 July 2012

Bangun Tiga Dimensi - 2

Belakangan ini sedang ramai isu naiknya harga kedelai impor. Banyak juga pengusaha tahu-tempe yang mogok usaha sehingga peredaran tahu-tempe menjadi sepi di pasaran. Hingga berikutnya disepakati oleh para pengusaha tahu-tempe untuk tetap menjalankan usaha mereka. Alhasil, harga tahu-tempe menjadi melonjak. Lalu apa pula kaitannya dengan bangun tiga dimensi?

Ini hanya terinspirasi dari kegiatan kecil di rumah. Ketika harga tahu-tempe menjadi mahal, ibu saya tetap membeli dua potong tempe. Ukurannya tidak berbeda, tapi harganya tidak lagi sama. Hal yang menarik adalah potongan dari tempe itu. Bentuknya menyerupai jajar genjang. Ya, lagi-lagi dengan ada sisi yang menyerong. Spontan saja terlintas dalam pikiran saya. Ternyata bukan hanya tahu saja.

Sayang sekali, bentuk potongannya tidak sempat saya abadikan.

Saturday, 21 July 2012

Bangun Tiga Dimensi

Hari ini, salah satu hidangan untuk berbuka puasa adalah tahu goreng dengan potongan menyerong. Hal ini mengingatkan saya kembali pada perkataan guru matematika saya sewaktu saya berseragam putih abu dahulu. "Mengapa seorang ibu sering kali memotong tahu dengan potongan yang menyerong?" Jawabannya mudah saja. "Karena dengan potongan menyerong itu, seorang ibu akan mendapatkan potongan tahu dengan volume yang sama, namun luas penampang yang lebih luas sehingga terlihat lebih besar."

Meski menurut ibu saya itu hanya masalah selera dan urusan keindahan. Tapi saya tetap teringat, karena dengan ini saya terbantu ketika belajar mengenai bangun tiga dimensi dahulu. Ya, guru saya itu selalu mengatakan untuk membayangkan tahu yang dipotong-potong saat mempelajari bangun tiga dimensi.

Selalu ada cara untuk belajar. -rumidita-

Tahu goreng dengan potongan menyerong

Saturday, 30 June 2012

Educational Fun!

Impian ada untuk diwujudkan satu per satu.

Inilah salah satu impian saya, yang akhirnya dapat terwujud juga, yaitu membangun usaha mandiri sekaligus berperan dalam dunia pendidikan anak. Saya bersama kawan-kawan saya membentuk suatu usaha mainan edukasi yang kami beri nama RupaRupa. Tokonya sendiri kami sebut Kios RupaRupa.

Mainan pertama yang kami produksi adalah boneka jari. Hingga kini sudah tersedia dalam berbagai bentuk dan dijual dalam satuan atau pun paket. Lebih lengkapnya dapat dilihat di fanpage facebook kami (di-like juga ya fanpage-nya). Bisa juga mengunjungi blog kami di kiosruparupa.blogspot.com (namun untuk saat ini blog kami masih dalam tahap perbaikan, mohon maaf). Agar tidak terlalu penasaran saya post juga nih salah satu produk yang siap pesan. Oiya, untuk saat ini kami masih menerima pre-order terlebih dulu. Terima kasih.

boneka jari - gajah

*Saya pilih gajah karena saya anak ITB, hehe  ^^